
Era Baru Pertahanan City: Marc Guehi Resmi Merapat ke Etihad
MANCHESTER – Manchester City secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka merekrut kapten Crystal Palace, Marc Guehi. Langkah ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan bek timnas Inggris tersebut, yang kini resmi menjadi bagian dari skuad asuhan Pep Guardiola dalam kesepakatan bernilai fantastis.
Pilihan Utama Pep Guardiola Ketertarikan City terhadap Guehi bukanlah rahasia lagi. Kemampuan Guehi dalam membangun serangan dari lini belakang serta ketenangannya saat menguasai bola dinilai sangat cocok dengan filosofi permainan Guardiola. Di usianya yang masih muda namun memiliki pengalaman kepemimpinan sebagai kapten di Palace, Guehi diproyeksikan menjadi pilar jangka panjang di jantung pertahanan The Citizens.
“Marc adalah pemain yang sangat cerdas secara taktik. Dia memiliki ketenangan yang luar biasa dan kemampuan atletik yang kami butuhkan untuk bersaing di semua kompetisi,” ujar sumber internal klub melalui situs resmi Manchester City.
Kehilangan Besar bagi Crystal Palace Bagi Crystal Palace, kepergian Guehi adalah kehilangan besar. Selama masa baktinya di Selhurst Park, Guehi tidak hanya menjadi komandan di lini belakang, tetapi juga menjadi representasi perkembangan klub. Meski begitu, nilai transfer yang diterima Palace dikabarkan menjadi rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah klub, yang akan digunakan untuk membangun ulang skuad di bawah arahan Oliver Glasner.
Persaingan Lini Belakang City Kedatangan Guehi dipastikan akan memanaskan persaingan di posisi bek tengah City yang sudah dihuni nama-nama besar seperti Ruben Dias, John Stones, dan Manuel Akanji. Namun, fleksibilitas Guehi yang bisa bermain di berbagai posisi dalam skema tiga atau empat bek memberi Guardiola opsi taktis yang lebih luas, terutama dalam menghadapi jadwal kompetisi yang sangat padat.
Guehi dijadwalkan akan segera menjalani tes medis dan diperkirakan akan mengenakan nomor punggung ikonik di klub barunya tersebut. Para penggemar City kini menantikan debut sang bek yang diharapkan bisa membawa stabilitas lebih bagi sang juara bertahan.