
Kesalahan ‘Tak Terelakkan’ Szoboszlai Jadi Sorotan Robertson
LIVERPOOL – Meski berhasil mengamankan kemenangan atas Barnsley, suasana di ruang ganti Liverpool tampaknya sedikit memanas. Bek sayap senior, Andy Robertson, secara terbuka melayangkan kritik tajam kepada rekan setimnya, Dominik Szoboszlai, atas kesalahan yang ia sebut sebagai sesuatu yang “tak terelakkan” namun berisiko besar.
Liverpool memang mendominasi pertandingan dan keluar sebagai pemenang, namun sebuah momen kecerobohan di lini tengah hampir saja membuat lawan mencuri momentum. Szoboszlai, yang biasanya tampil tenang, kehilangan bola di area berbahaya yang memaksa barisan pertahanan bekerja ekstra keras.
Kritik Pedas Robertson
Berbicara kepada media usai pertandingan, Robertson tidak menahan diri untuk mengekspresikan kekecewaannya. Menurutnya, standar di Liverpool tidak mengizinkan adanya rasa puas diri, terlepas dari siapa lawan yang dihadapi.
“Kami menang, itu yang utama. Tapi ada beberapa kesalahan yang ‘tak terelakkan’ terjadi jika Anda tidak fokus 100 persen, dan itulah yang dilakukan Dom (Szoboszlai) tadi,” ujar Robertson dengan nada tegas. “Di level ini, satu kesalahan ceroboh bisa mengubah hasil pertandingan. Kami harus saling mengingatkan, meski itu terasa menyakitkan.”
Ketegangan di Lapangan
Ketegangan antara keduanya sempat tertangkap kamera saat pertandingan masih berlangsung. Robertson terlihat memberikan instruksi dengan gestur tangan yang keras kepada pemain asal Hungaria tersebut setelah kehilangan penguasaan bola.
Meski Szoboszlai berkontribusi dalam permainan menyerang Liverpool, Robertson menekankan bahwa kedisiplinan taktis jauh lebih penting untuk menjaga stabilitas tim, terutama saat menghadapi jadwal padat.
Respon Ruang Ganti
Hingga saat ini, belum ada komentar resmi dari Dominik Szoboszlai terkait teguran terbuka dari seniornya tersebut. Namun, manajer Liverpool diharapkan mampu mendinginkan suasana agar insiden ini tidak mengganggu harmoni tim yang sedang dalam tren positif.
“Ini adalah tentang standar tinggi. Kami menuntut yang terbaik dari satu sama lain, dan terkadang itu berarti harus jujur di depan kamera,” tambah Robertson.