Forest ditahan imbang di Liga Europa oleh Sturm Graz setelah gagal mengeksekusi penalti

Nottingham Forest ditahan imbang tanpa gol oleh Sturm Graz di Liga Europa UEFA, membuat tim tamu hanya meraih satu kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi (D5, L8).

Kedua tim datang ke pertandingan ini setelah awal yang kurang mengesankan di kompetisi sekunder Eropa, tetapi Forest bisa dibilang berada dalam kondisi yang lebih baik setelah mengalahkan Porto di pertandingan terakhir.

Pasukan Sean Dyche juga memulai dengan gemilang di sini, dengan James McAtee hampir memecah kebuntuan ketika ia berlari menyambut umpan bebas yang dieksekusi dengan cerdik oleh Nicolás Domínguez sebelum melepaskan tembakan melebar. Ryan Yates kemudian melihat sundulannya ditepis di garis gawang oleh Arjan Malić dalam penampilan dominan The Tricky Trees.

Namun demikian, Die Schwoazn berhasil mencetak gol pada serangan pertama mereka, ketika Maurice Malone menceploskan bola muntah setelah John Victor menepis tendangan awal Otar Kiteishvili.

Namun, rasa malu Forest tak terbendung oleh bendera asisten wasit.

Pasukan Dyche kemudian berubah dari potensi penderitaan menjadi kegembiraan ketika Emanuel Aiwu dihukum penalti karena handball umpan silang Neco Williams di kotak penalti, tetapi Oliver Christensen dengan mudah menggagalkan upaya Morgan Gibbs-White dari jarak 12 yard di babak pertama yang menegangkan.

Forest berusaha cepat bangkit dari kekecewaan itu setelah babak kedua dimulai, ketika Ryan Yates melepaskan tembakan melebar dengan tendangan spekulasi dari jarak jauh, sementara Arnaud Kalimuendo menjadi sasaran tekel keras Niklas Geyrhofer setelah menerima umpan terobosan dari Williams.

Mereka yang berharap ini akan menghasilkan serangkaian peluang mencetak gol kecewa, dengan pertandingan yang semakin ketat seiring berjalannya babak pertama.

Hal itu tampaknya lebih menguntungkan Graz, dan tuan rumah akan unggul lebih dulu seandainya Jon Gorenc Stanković melakukan koneksi yang baik dengan bola setelah bola mati Tomi Horvat menyebabkan kekacauan di kotak penalti.

Domínguez hampir memenangkan pertandingan di penghujung laga dengan gemilang, tetapi tendangan pemain Argentina itu membentur tiang gawang.

Pada akhirnya, Forest harus puas berbagi poin, hasil yang patut dibanggakan mengingat daftar cedera mereka yang panjang.

Sementara itu, Jürgen Säumel akan terpacu oleh soliditas pertahanan timnya setelah kalah dalam tiga dari empat pertandingan sebelumnya di semua kompetisi menjelang pertandingan malam ini. Laga ini tentu tidak akan dianggap sebagai laga klasik, tetapi bisa menjadi poin penting bagi kedua tim dalam upaya masing-masing untuk mencapai babak gugur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *